Wednesday, September 8, 2010

Permohonan Maaf Jackie Chan

Jackie Chan meminta maaf, melalui pernyataan melalui websitenya, atas komentar yang disampaikannya melalui Twitter, sehubungan dengan kasus pembajakan bus yang terjadi di Manila. Komentar Jackie pada Twitter, mengenai delapan korban turis asal Hong Kong, memicu timbulnya berbagai komentar dari para warga dunia maya yang menyatakan bahwa mereka merasa tidak bersimpati terhadap para korban tersebut.

Menurut Jackie, semua itu terjadi akibat terjadinya kesalahan dalam melakukan penerjemahan. "Mungkin saya tidak cukup jelas dalam menyampaikannya, sehingga mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman. Apa yang disampaikan melalui Twitter dikirimkan oleh asisten saya yang berada di Amerika, yang bertindak atas nama saya, tapi ternyata makna yang disampaikannya dalam postingan tersebut tidak cukup sesuai dengan apa yang sebenarnya ingin saya nyatakan.

"Apa yang terjadi pada turis-turis Hong Kong di Philipina, merupakan sebuah tragedi yang menyedihkan. Saya 100% warga Cina dan saya berasal dari Hong Kong. Saya merasa berduka atas warga Hong Kong yang meninggal dalam insiden tersebut," ungkap Jackie.

Pernyataan tersebut diungkapkannya baik dalam bahasa Cina, maupun Inggris. Mungkin untuk menghindarkan terjadinya kesalahan yang sama.

"Yang ingin saya sampaikan adalah, saya tidak membenci warga Philipina atas terjadinya insiden tersebut. Tidak perlu saling membenci, karena hal tersebut tidak akan memberikan manfaat apa-apa, baik bagi Hong Kong, maupun Philipina.

"Sehubungan dengan apakah para polisi Philipina yang menangani insiden tersebut harus bertanggungjawab karena tidak cukup handal dalam menangani situasi tersebut, tentunya saya tidak perlu mengomentarinya, karena hal ini seharusnya kita serahkan saja kepada para pakarnya," jelasnya.

"Jika saya mengakibatkan timbulnya kesalahpahaman atau kebencian, karena pikiran dan perasaan saya tidak sepenuhnya terungkap melalui Twitter, maka saya dengan tulus, ingin menyampaikan permohonan maaf."

Permohonan maaf tersebut juga memicu timbulnya berbagai macam reaksi dari para warga dunia maya. Ada yang beranggapan bahwa komentarnya di Twitter memang benar, dan mengungkapkan kekecewaan atas sikap Jackie yang memilih untuk meminta maaf, sementara yang lain beranggapan bahwa Jackie harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan.

Sebelumnya Jackie mengungkapkan, melalui Twitter, mengenai mantan polisi Philipina yang membajak sebuah bus yang berisi turis-turis Hongkong, di Manila, pada tanggal 23 Agustus, yang mengakibatkan delapan diantara turis-turis tersebut meninggal. Meskipun sang pembajak kemudian mati ditembak, tapi banyak warga Hongkong yang berpendapat bahwa seharusnya pembajak itu bisa ditundukkan sebelum membunuh para sandera, dan merasa bahwa pihak kepolisian Philipina tidak cukup baik dalam menangani kasus tersebut.

Sementara sejumlah selebriti Hong Kong menentang pihak kepolisian Philipina, Jackie lebih memilih untuk bersikap diplomatis dan menyatakan melalui Twitter bahwa warga Hong Kong tidak perlu membenci warga Philipina, atas terjadinya insiden tersebut.

Sumber: Channel News Asia

No comments:

Post a Comment