Monday, July 18, 2011

Michelle Yeoh ingin dapat kembali melangkahkan kaki di Myanmar

Michelle Yeoh (Yeung Chi King) dideportasi saat mencapai bandara Yangon, Myanmar. Para petugas menyatakan bahwa ia sudah di-blacklist dan tidak diperkenankan untuk masuk ke Myanmar lagi. Akhir Juni lalu Michelle Yeoh, melalui asistennya, memberikan pernyataan kepada media, untuk menyampaikan bahwa ia merasa sangat terkejut dan sedih karena dideportasi, meskipun menolak untuk mempermasalahkan hal tersebut. Ia akan tetap menyukai Myanmar dan masyarakatnya.

Meskipun para pejabat tidak memberikan penjelasan secara mendetil, namun dipercaya bahwa peran Michelle Yeoh dalam film buatan Perancis, The Lady, telah memicu kemarahan pemerintah Myanmar. Agar dapat secara maksimal memerankan karakter yang menjadi "simbol demokrasi" Myanmar, Aung San Suu Kyi, akhir Desember lalu Michelle Yeoh berkunjung ke Myanmar, kemudian menghadiri acara makan malam bersama Aung San Suu Kyi bersama dengan puteranya, untuk memahami pola pikir, juga sikap yang ditunjukkan oleh Aung San Suu Kyi.

Pernyataan dari Michelle Yeoh berisi, "Pada tanggal 22 Juni 2011, saya dideportasi dari Myanmar. Saat saya tiba di sana, para petugas bersikap ramah. Tapi, tanpa menjelaskan alasan atau menunjukkan bukti apa-apa, mereka mendeportasi saya. Saya merasa sangat terkejut dan sedih sekali. Saya tidak ingin mempermasalahkan urusan ini, serta akan tetap menyukai Myanmar beserta masyarakatnya. Saya berharap agar negara ini tetap melanjutkan langkahnya dalam mengusahakan kedamaian dan demokrasi, serta pada saat yang sama, saya berharap agar hal itu dapat dengan segera terjadi."

Sumber: hktopten

No comments:

Post a Comment